Agen Sbobet Jakarta - Petrovsky Stadium yang terletak di wilayah
Saint Petersburg, bukanlah Camp Nou atau Old Trafford yang terkenal
angker. Tapi kandang Zenit St Petersburg itu telah jadi kuburan buat
banyak klub Eropa, dan dengan rekor tandang yang buruk AC Milan bisa
jadi korban berikutnya.
Zenit dan Milan akan saling berhadapan di matchday II Liga Champions Grup C, Kamis (4/10/2012) dinihari WIB nanti. Meski jadi unggulan di grup tersebut, jalan yang harus dilewati Milan sesungguhnya jauh dari mudah. Itu terkait rekor impresif Zenit di kandang sendiri dan catatan buruk Milan saat melakoni laga away.
![]() |
| Ioncasino |
Agen Ioncasino
Skuat besutan Luciano Spalletti tak terkalahkan di 16 pertandingan kandang terakhirnya di kompetisi Eropa. Catatan impresif tersebut sudah dimulai sejak 30 September 2008, atau setelah mereka ditundukkan 1-2 oleh Real Madrid di pertandingan home pertama musim tersebut.
Musim lalu, Zenit berhasil tiga kali mengalahkan lawan-lawannya dan cuma sekali bermain imbang di kandang. Sementara sejak Spaletti datang, Zenit berhasil mencatatkan 10 kemenangan home dan cuma sekali imbang.
Sementara itu Milan justru punya catatan laga tandang yang sangat buruk. Di Liga Champions musim 2011/2012 lalu, Masimo Ambrossini dkk menelan dua kekalahan dan tiga hasil imbang. Kali terakhir Diavolo Rosso dapat poin maksimal dari laga tandangnya adalah saat menang 2-0 di AJ Auxerre pada November 2010
Sepanjang sejarahnya, Milan baru sekali menjalani laga Liga Champions di Rusia. Momen tersebut adalah saat mereka menang 1-0 atas Lokomotiv Moscow di fase grup kedua musim 2002/03 yang disaksikan oleh Agen Ibcbet, di mana gol penalti Rivaldo jadi penentu kemenangan Milan saat itu.
Skuat besutan Luciano Spalletti tak terkalahkan di 16 pertandingan kandang terakhirnya di kompetisi Eropa. Catatan impresif tersebut sudah dimulai sejak 30 September 2008, atau setelah mereka ditundukkan 1-2 oleh Real Madrid di pertandingan home pertama musim tersebut.
Musim lalu, Zenit berhasil tiga kali mengalahkan lawan-lawannya dan cuma sekali bermain imbang di kandang. Sementara sejak Spaletti datang, Zenit berhasil mencatatkan 10 kemenangan home dan cuma sekali imbang.
Sementara itu Milan justru punya catatan laga tandang yang sangat buruk. Di Liga Champions musim 2011/2012 lalu, Masimo Ambrossini dkk menelan dua kekalahan dan tiga hasil imbang. Kali terakhir Diavolo Rosso dapat poin maksimal dari laga tandangnya adalah saat menang 2-0 di AJ Auxerre pada November 2010
Sepanjang sejarahnya, Milan baru sekali menjalani laga Liga Champions di Rusia. Momen tersebut adalah saat mereka menang 1-0 atas Lokomotiv Moscow di fase grup kedua musim 2002/03 yang disaksikan oleh Agen Ibcbet, di mana gol penalti Rivaldo jadi penentu kemenangan Milan saat itu.

0 Responses to Agen Bola - Rossoneri Sambangi 'Kuburan' Petrovsky Stadium